Jack Miller: Motor Yamaha "Keselek" Waktu Tes Sepang
Balapmotojipi Pembalap Yamaha Jack Miller ternyata menyadari sesi tes Yamaha waktu di Sepang beberapa hari lalu terpaksa dihentikan karena ada suara seperti orang cegukan atau tersedak pada motor. Itu yang akhirnya menimbulkan kekhawatiran pada para insinyur Yamaha, sehigga mereka memutuskan menghentikan tes dalam sehari, meski akhirnya tes kembali berlangsung dengan baik sampai selesai.
Waktu kejadian, Jack Miller mengetahui dari tim mekanik kalau motor V4 yang sedang dites ini mengeluarkan suara seperti orang tersedak, dan digambarkan sebagai masalah teknis di Sepang yang kemudian memacu dihentikannya tes. Saat tes berlanjut, para pembalap Pramac berhasil mencatatkan diri di catatan waktu pembalap tercepat tes shakedown dengan 1 menit, 406 detik lebih lambat dari juara dunia Marc Marquez.
Saat itulah rencana mengaplikasi sparepart baru terhenti karena Fabio Quartararo terjatuh dan Toprak Razgatlioglu hanya berhasil termbus di 20 besar catatan waktu. Hal ini yang akhirnya sempat membuat Toprak merasa down sehingga akhirnya Yamaha memutuskan tidak ada tes sebelum ada evaluasi menyeluruh.
Saat pemeriksaan malam hari oleh kru tim di Jepang dan Italia, Yamaha akhirnya mendapat lampu hijau untuk meneruskan sesi tes hari terakhir. Tentang penyakit motor yang tersedak, Jack Miller menyatakan, motor ini baru sekitar 9 bulan terakhir dikembangkan untuk bersaing dengan motor yang sudah berpengalaman balapan. Kalau dipaksakan sama cepatnya, malah jadi antiklimaks seperti kemarin.
Miller bersimpati pada kru yang kerja keras sampai malam untuk menemukan penyakit motor ini, dan bisa cepat kembali bersaing di trek. Menurutnya, lebih baik gejalanya sudah ketahuan dari sekarang atau paling tidak saat tes di Buriram akhir Februari mendatang, sehingga lebih cepat diperbaiki.
Yamaha saat ini memegang status tim dengan konsesi D yang artinya masih bisa mengubah desain mesin yang diperlukan sebelum tes resmi berakhir. Miller dan semua pembalap Yamaha berharap, saat tes di Buriram 21-22 Februari mendatang, tim akan jauh lebih siap lagi. (AT Crashnet / Photo: Motorsport)

Komentar
Posting Komentar