Jack Miller Pada Toprak: Kendalikan Motormu Seperti Pembalap Moto2


Balapmotojipi
 Gejala spin di roda belakang Toprak Razgatlioglu dianalisis rekan setimnya Jack Miller karena ban untuk MotoGP jauh lebih sensitif dibandingkan ban WSBK. Jadi pengendalian termasuk buka tutup gas juga harus sesmooth mungkin. Itu penjelasan Jack Miller waktu Toprak curhat soal ban yang terus menerus spin setiap kali berbelok. Miller juga menyarankan Toprak untuk melihat cara berbelok pembalap Ducati, karena pendekatannya sangat cocok untuk ban Michelin.

Jadinya waktu tes Sepang minggu lalu, Toprak menerapkan cara yang dijelaskan mentornya itu. Dibuntutinya Jack Miller untuk mengetahui seperti apa perilaku ban Michelin yang dikatakannya jauh berbeda dari Pirelli yang digunakannya di WSBK. Dengan informasi ini Toprak jadi mendapat insight baru yaitu cara masuk dan keluar tikungan sehalus mungkin untuk mencegah spin yang mambuat laju motor lebih liar. Sejauh ini Toprak baru menguasai faktor rem yang juga menjadi senjata terkuatnya termasuk waktu di WSBK.

Waktu tes di Sepang pekan lalu, Toprak menargetkan bisa tembus 1 menit 57 detik perputaran, tapi ternyata target itu meleset, dan pembalap asal Turki itu harus puas 1,9 detik lebih lambat dari Alex Marquez yang enjadi pembalap tercepat, bahkan Toprak kalah cepat 0, 746b detik dari Alex Rins yang menjadi pembalap Yamaha tercepat.

Toprak mengatakan, kalau di WSBK, ketika pembalap merasakan spin berlebih, sangat mudah mengatur ulang supaya ban lebih anteng dan tidak spin berlebih, namun Michelin karakternya jelas sangat berbeda, dan itu yang belum dikuasainya. Menurut Toprak, untuk bisa melakukan saran Miller ternyata tidak semudah yang dikatakan. Toprak harus ekstra hati-hati untuk tidak terlalu besar membuka gas sehingga ban tidak spin berlebih. Menurut Toprak, karena lebih mudah mengendalikan ban yang sliding di WSBK, maka pengendaliannya lebih mudah. Sebaliknya itu tidak berlaku di MotoGP.

Untuk mengatasinya, di Buriram mendatang, Toprak akan mencoba setup motor yang berbeda, dan tentunya part yang juga berbeda untuk mengatasi spin yang dialaminya. Menurut Toprak, butuh grip ban lebih kuat agar bisa mengendalikan motor dengan smooth. Karena itulah waktu berkonsultasi dengan Jack Miller, sebagai mantan pembalap Ducati dan tahu betul karakter motornya, Miller menyarankan Toprak meniru cara Ducati yang halus dalam memperlakukan ban untuk mencegah spin berlebih sekaligus bisa masuk dan keluar tikungan dengan cepat.

Yang jelas pada 21-22 Februari mendatang, akan jadi saat menentukan bagi Toprak sebelum memulai balapan pertamanya di Buriram Thailand sebagai seri pembuka MotoGP 2026. (AT Autosport / Photo: Motorsport)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dorna Ganti Nama Jadi MotoGP Sports Entertainment Group

Honda: Fabio Quartararo Akan Jadi Pembalap Honda Pada 2027