Maio Meregalli: Yamaha Butuh Power Gede Untuk Mesin V4nya


Balapmotojipi
 Direktur Teknik Yamaha Maio Meregalli menegaskan, Yamaha butuh tengaga besar untuk bisa mengatasi masalah motor terutama dari segi performa. Memang pabrikan berlogo garpu tala ini sudah ganti konfigurasi mesin dengan meninggalkan sepenuhnya mesin segaris atau inline 4, dan beralih ke mesin V4. Akan tetapi hasil tes akhir pekan lalu masih jauh dari kata memuaskan, bahkan tim Pramac yang merupakan tim satelit juga mengalami perjuangan yang lumayan berat. Pembalap mereka Toprak Razgatlioglu yang biasanya dominan, dalam tes Sepang kemarin tidak banyak bicara karena tes Yamaha menempatkan Toprak di posisi bawah, sehingga kena mental dari yang biasanya juara menjadi pembalap medioker.

Gara-gara performa yang kurang kuat itulah pabrikan asal Iwata Jepang ini jadi bulan-bulanan media, karena memberitakan Yamaha yang tampil tidak seperti biasanya, kuat, lincah, dan bandel Ditambah lagi Fabio Quartararo cedera dalam tes itu, sehingga media makin banyak yang memberitakan sisi negatif.

Meregalli justru menekankan kalau memang mesin V4 saat ini masih butuh power yang lebih banyak untuk bisa bersaing dengan lawan-lawannya. Menurutnya, memang motor Yamaha tidak berperforma buruk, tapi tetap saja belum bisa bersaing dengan lawan-lawannya.

Sementara itu manajer tim Pramac Gino Borsoi mengatakan, dari segi sasis, YZR-M1 yang bermesin V4 sebetulnya sudah sangat kompetitif, tinggal mengeluarkan tenaga lebih banyak lagi supaya bisa sekencang rival-rivalnya. Untuk ini, Yamaha akan banyak mengerahkan pembalap wildcardnya untuk menguji motor saat balapan. Sayangnya saat ini tester Agusto Fernandez masih belum bisa mengeksploitasi motor supaya mengeluarkan keperkasaannya. Menurut Meregalli, motor saat ini masih berada pada safe mode, sehingga potensi yang sesunggnya belum bisa terihat.

Dalam tes di Sepang lalu, para tester Yamaha belum bisa sepenuhnya mengeluarkan potensi motor, karena kurangnya spare parts yang mendukung termasuk penggantian mesin yang bisa mendekati spek yang diinginkan. Meregalli juga mengatakan, saat ini Yamaha hanya memperbanyak jam terbang dari komponen-komponen yang digunakan, untuk membuatnya makin padu dengan mesin yang ada.

Tugas Yamaha sekarang adalah mengatasi masalah trek lurus dimana kecepatan motor sangat menentukan untuk bisa meraih posisi terbaik. Dari tes yang sudah berlangsung, Meregalli melihat potensi motor sudah mulai keluar, tinggal evaluasi menyeluruh atas apa yang sudah dilakukan. Semua akan bisa terjawab saat tes di Buriram mendatang. (AT Autosport / Photo: MotoGP)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jack Miller Pada Toprak: Kendalikan Motormu Seperti Pembalap Moto2

Dorna Ganti Nama Jadi MotoGP Sports Entertainment Group

Honda: Fabio Quartararo Akan Jadi Pembalap Honda Pada 2027