Toprak: Lima Balapan Pertama Saya Mesti Kerja Keras


BalapMotojipi
 Pembalap rookie Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu meengakhiri tes pra musim 2025 di Sepang Malaysia dengan membawa pandangan yang kurang optimis. Toprak mengatakan, mungkin dia harus kerja keras untuk lima balapan pertama musim ini, untuk menemukan titik penyesuaian yang ideal. Toprak agak khawatir karena kemarin mesin V4 Yamaha yang digadang-gadang mampu kompetitif dan lebih baik dari mesin 4 silinder segaris di masa lalu, ternyata kemarin malah njebluk sehingga Fabio Quartararo crash dan mengalami cedera. Toprak sendiri hanya mampu mencatatkan waktu terbaik kw-19 dengan waktu terbaiknya 1 menit 58,326 detik. 

Setidaknya bagi Toprak hasil itu sudah cukup baik mengingat pembalap Turki itu masih dalam masa adaptasi setelah pindah dari WSBK. Begitu melihat Toprak hanya bisa masuk urutan 19 waktu tercepat hari ini, pembalap jangkung itu berkomentar singkat, memang tidak mudah melihat dirinya ternyata hanya menempati peringkat bawah. Padahal di WSBK Toprak selalu unggul.

Dalam sesi tes itu, Toprak menguntit Alex Marquez yang membawa motornya sangat baik, dan Toprak bahkan tidak bisa meniru gaya balapan smooth yang dipertontonkan Alex. Karena itu Toprak langsung berkomentar, sepertinya untuk lima balapan pertama musim ini, dirinya harus kerja keras terutama untuk menyesuaikan gaya balapnya dengan ergonomi motor.

Menurut Toprak, sepertinya dia akan mengubah set up suspensi motor supaya bisa mendapatkan titik yang lebih pas untuknya saat balapan, karena Toprak mengaku butuh bantuan supaya motornya bisa dikendalikan dengan baik. Pembalap Turki itu mengaku kaget karena hasil tes hanya menempatkannya di urutan 19, dan motivasinya langsung drop.

Toprak juga mengakui dengan YZR M1 V4 ini masih kesulitan untuk berbelok dengan gas terbuka dalam-dalam. Mau tidak mau Toprak harus kompromi agar motornya tidak malah seperti celeng. Menurutnya, gaya balapan yang pas untuk motor ini seperti pembalap Moto2, karena Toprak mendapat masukan dari Jack Miller rekan setimnya. Tinggal mempraktekkan masukan itu, karena lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan.

Toprak terpaksa menggunakan motor tanpa sayap belakang, karena ketinggian motor dengan sayap ketika diduduki malah melanggar peraturan karena posturnya yang tinggi jadi terlihat makin tinggi dan melanggar regulasi. (AT Crashnet / Photo: Motorsport)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jack Miller Pada Toprak: Kendalikan Motormu Seperti Pembalap Moto2

Dorna Ganti Nama Jadi MotoGP Sports Entertainment Group

Honda: Fabio Quartararo Akan Jadi Pembalap Honda Pada 2027